in

Segera Cair Bulan Ini, Kuota Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta Diminta Tambah Calon Penerima

Segera Cair Bulan Ini, Kuota Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta Diminta Tambah Calon Penerima

JATENGINFO.CO – Segera Cair Bulan Ini, Kuota Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta Diminta Tambah Calon Penerima.

Nominal Bantuan Langsung Tunai (BLT) Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tahun ini dipastikan mengalami perubahan.

Namun, hal itu tidak akan memengaruhi pemulihan ekonomi karena yang terpenting bantuan tersebut diperluas hingga seluruh pedagang mendapatkannya.

“Menurut saya bukan jumlah atau nilainya yang perlu diperbesar. Tetapi diperluas agar semakin banyak yang bisa mendapatkan bantuan,” kata Direktur Riset CORE Piter Abdullah, Jumat (19/3/2021).

Dia mengimbau agar pemerintah fokus terhadap pendataan sebelum mencairkan BLT UMKM tersebut.

Sebab, jangan sampai nantinya diterima oleh orang yang bukan terdata sebagai penerima.

“Mereka yang benar-benar butuh dibantu diyakinkan mendapatkan bantuan. Jangan sampai salah sasaran,” ujarnya.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop dan UKM Eddy Satria sebelumnya mengatakan, setelah pembahasan regulasi difinalisasi, pihaknya menyepakati nominal BLT UMKM akan berbeda seperti tahun lalu.

Namun, dia tak menjelaskan terperinci mengenai besaran perubahan nilai BLT.

Seperti diketahui, BLT UMKM pada 2020 tercatat telah tersalurkan 100 persen dengan total nilai Rp28,8 triliun.

Bantuan ini diberikan sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro, dan targetnya sebanyak 12 juta penerima.

“Besaran (BLT UMKM) tidak sama dengan tahun lalu. InshaAllah awal minggu ini kita share info detail,” ujarnya.

Peserta yang ingin daftar bisa dipantau melalui www.depkop.go.id atau www.kemenkopukm.go.id untuk menghindari penipuan.

Bantuan UMKM atau bantuan presiden ( Banpres ) Produktif Usaha Mikro ( BPUM ) bakal dibuka kembali Maret 2021.

Bantuan UMKM Maret ini merupakan tahap ketiga yang dibuka Kementerian Koperasi dan UKM berkerjasama dengan Kementerian Keuangan

Cara Daftar Banpres BPUM atau BLT UMKM Rp 2,4 Juta 2021

Pendaftaran datang langsung ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kota sesuai persyaratan secara luring atau offline dengan membawa seluruh persyaratan.

Selanjutnya akan diarahkan untuk mengisi data secara online melalui link yang sudah ditentukan oleh Dinas Koperasi UKM setempat.

Bantuan UMKM ini diberikan Rp 2,4 juta secara hibah, dalam rangka stimulus ekonomi membantu pelaku usaha mikro ditengah pandemi covid-19

Setelah melakukan pengajuan bantuan peserta bisa melakukan pengecekan online BLT UMKM atau Banpres BPUM melalui link eform BRI.

Berikut Cara Cek BLT UMKM BPUM di Link E-Form BRI

• Login link e-from BRI https://eform.bri.co.id/bpum

• Masukkan nomor KTP dan masukkan kode verifikasi

• Lalu, klik Proses Inquiry

Apabila sudah terdaftar maka NIK dan nama anda akan muncul dalam eform BRI.

“Nomor eKTP Anda terdaftar sebagai penerima BPUM”

Bagi yang tidak terdaftar atau menerima akan menerima keterangan dengan tulisan warna merah bagi yang tidak.

“Nomor e-KTP anda tidak terdaftar sebagai penerima BPUM”

• Warga Negara Indonesia

• Punya Nomor Induk Kependudukan (NIK)

• Memiliki usaha mikro

• Bukan PNS, TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD

• Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

• Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha berbeda dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha atau SKU.

Setelah memenuhi persyaratan tersebut, maka pelaku Usaha Mikro bisa menjadi penerima bantuan tanpa harus melakukan proses pendaftaran.

Namun demikian, pelaku usaha juga bisa mengajukan pendaftaran dengan mendatangi dinas yang membidangi koperasi dan UKM.

Bantuan UMKM harus diusulkan oleh lembaga pengusul sebagai berikut :

• Dinas yang bertanggung jawab atas koperasi dan UKM

• Koperasi yang telah disahkan menjadi badan hukum

• Kementerian atau lembaga

• Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

Data yang harus dilengkapi :

• NIK

• Nama lengkap

• Alamat tempat tinggal sesuai KTP

• Bidang usaha

• Nomor telepon.

Perlu diketahui, dana Banpres produktif adalah hibah, bukan pinjaman ataupun kredit.

Penerima bantuan tidak dipungut biaya apapun dalam penyaluran bantuan ini.

Nantinya, mereka yang menjadi calon penerima akan mendapat pesan singkat dari bank penyalur.

Penerima diminta segera datang ke bank untuk melakukan proses pencairan.

Sebab, bila tidak melakukan proses verifikasi atau pencairan dana, maka bantuan tersebut akan ditarik atau dikembalikan ke pemerintah.

Dana BLT ini memiliki batas pencairan hingga tiga bulan setelah dana sudah disalurkan.

Bila tidak dilakukan pencairan atau konfirmasi sama sekali, maka pihak perbankan harus mengembalikan dananya kembali ke pemerintah.

Cara Pengambilan Dana Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta di Bank

Penerima bantuan akan SMS bahwa mereka terdaftar sebagai penerima Banpres BPUM atau bisa melalui pengecekan ke link eform bri di eform.bri.co.id/bpum.

Selanjutnya, penerima datang ke bank dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan yakni:

• Buku tabungan

• Kartu ATM

• Identitas diri

Penerima juga harus melengkapi doumen yakni: Surat Pernyataan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan atau Surat Kuasa Penerima dana BPUM.

Surat Pernyataan ini akan diberikan oleh pihak Bank Penyalur seperti BRI secara gratis saat kita lapor akan mencairkan bantuan.

Setelah dokumen lengkap ia menjelaskan maka bantuan yang masuk ke rekening bisa langsung digunakan.

Demikian informasi yang dapat kami rangkum terkait “Segera Cair Bulan Ini, Kuota Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta Diminta Tambah Calon Penerima“.

Semoga dengan adanya informasi ini akan semakin bermanfaat ya.***