in

Pemilik Rekening Bank BNI, BRI, Mandiri dan BTN Bisa Dapatkan BLT Rp 3 Juta, Ini Syarat dan Caranya

Salurkan Bantuan Subsidi UMKM Besar-besaran, Simak Cara Cek Bantuan Subsidi UMKM

JATENGINFO.CO – Pemilik Rekening Bank BNI, BRI, Mandiri dan BTN Bisa Dapatkan BLT Rp 3 Juta, Ini Syarat dan Caranya.

Selain bantuan bagi masyarakat terdampak pandemi, ibu hamil dan bali dapat bantuan PKH.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Rp 3 juta setahun untuk ibu hamil dan balita.

Adapun penyeluran bantuan dari Kemensos tersebut dibayarkan berangsur sebesar Rp 750.000 disalurkan tiga bulan sekali.

Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial untuk tahun 2021.

Bantuan ini akan disalurkan sebanyak tiga kali dalam setahun.

Adapun syarat untuk menerima bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) ini.

Selain itu, simak juga cara mendaftar BLT PKH untuk ibu hamil dan balita.

Anda bisa mengakses website resmi yang tertera dalam artikel ini.

Bantuan PKH sendiri merupakan program dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan mulai Senin (4/1/2021).

Syarat mendapatkan bantuan ini harus termasuk Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Sebagaimana keterangan dalam website pkh.kemensos.go.id, program ini sebagai akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan dan fasilitas layanan pendidikan yang tersedia di sekitar mereka.

Selain itu, program ini juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia.

Dengan tujuan untuk mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.

Skema pencairan dana PKH ini diberikan selama 1 tahun dalam 4 tahap, atau akan dicairkan setiap 3 bulan sekali.

Jadwal pencairan, tahap pertama akan diberikan pada bulan Januari, tahap kedua April, tahap ketiga Juli, dan terakhir Oktober 2021.

Syarat-syarat untuk mendapatkan BLT PKH 2021 ada tiga, yakni sebagai berikut.

• Warga miskin atau rentan miskin

• Anggota KPM PKH yang telah digraduasi

• Memiliki Usaha, dengan jenis usaha; kelontong, kuliner, pedagang, penjahit, pertanian, dan peternak.

• Tidak ada pendaftaran secara online, sebab PKH ini harus melapor langsung ke aparat desa atau kelurahan untuk didaftarkan menjadi peserta PKH yang terdaftar di Data – Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Cara mendaftar BLT PKH 2021 adalah sebagai berikut:

1. Tidak ada sistem daftar online

Calon peserta wajib melapor ke aparat desa atau kelurahan untuk didata dan diverifikasi ulang.

2. Calon peserta bukan penerima bansos lain

Pastikan Anda belum menerima bantuan seperti Sembako, BLT UMKM, BLT Subsidi Gaji, Kartu Prakerja dan program bansos non PKH lainnya.

3. Calon peserta bukan Aparatur Sipil Negara

Calon peserta yang berprofesi sebagai PNS, TNI, dan Polri tidak termasuk penerima program PKH.

4. Masuk dalam kategori keluarga miskin dan rentan miskin

Dalam DTKS terdapat beberapa kategori keluarga, jika Anda tidak terdaftar maka tidak termasuk dalam calon penerima.

5. Data lengkap dan syarat sudah valid

Jika Anda sudah melakukan validasi, nantinya penerima akan mendapat kartu keluarga sejahtera (KKS) yang dijadikan alat transaksi cetak berdasarkan permintaan dari Kemensos.

PKH ini disalurkan kepada 10 juta penerima melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni BRI, Mandiri, BNI, dan BTN.

Cara Daftar Mandiri di DTKS

Apabila Anda tidak termasuk dalam daftar DTKS tetapi merasa berhak mendapatkan bansos, Anda bisa mendaftarkan diri secara mandiri.

Dikutip dari laman pusdatin.kemensos.go.id, berikut prosedur pendaftaran mandiri DTKS.

• Keluarga yang merasa berhak mendaftarkan diri ke kepala desa/lurah dengan membawa KTP dan KK

• Kepala desa/lurah selanjutkan akan melaksanakan musyawarah desa terkait pendaftaran itu.

• Data hasil musyawarah desa/lurah disampaikan ke bupati/walikota melalui camat.

• Dinas sosial menggunakan data itu untuk melakukan verifikasi lapangan

• Hasil verifikasi lapangan dikirim ke Menteri Sosial melalui Gubernur.

• Menteri sosial menetapkan DTKS.

Besaran Bantuan PKH

Mengutip laman kemensos.go.id, adapun besaran bantuan PKH yakni:

• Kategori Ibu Hamil/Nifas: Rp 3.000.000 per tahun.

• Kategori Anak Usia Dini 0 s.d. 6 Tahun: Rp 3.000.000 per tahun.

• Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat: Rp 900.000 per tahun.

• Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat: Rp 1.500.000 per tahun.

• Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat: Rp 2.000.000 per tahun.

• Kategori Penyandang Disabilitas berat: Rp 2.400.000 per tahun.

• Kategori Lanjut Usia: Rp 2.400.000 per tahun.

Namun dalam satu keluarga, maksimal hanya empat kategori yang berhak menerima bantuan.

Cara Cek Penerima Bansos

Sementara, untuk memastikan apakah Anda termasuk penerima bansos tunai, Anda bisa mengeceknya secara online melalui laman dtks.kemensos.go.id.

Berikut langkah-langkahnya:

• Masuk ke login https://dtks.kemensos.go.id

• Lalu pilih ID Kepesertaan DTKS

• Ketik nomor kepesertaan ID dalam DTKS

• Masukkan nama sesuai ID

• Klik cari untuk menyesuaikan ID dan nama yang diinput

• Jika terdapat dalam database, akan ada keterangan anda sebagai penerima.

• Jika nama tidak ada dalam database, situs DTKS akan memberi keterangan: “Data tidak ditemukan, periksa kembali ID dan Nama..!”.

Demikian informasi yang dapat kami rangkum terkait “Pemilik Rekening Bank BNI, BRI, Mandiri dan BTN Bisa Dapatkan BLT Rp 3 Juta, Ini Syarat dan Caranya“.

Semoga dengan adanya informasi ini akan semakin bermanfaat ya.***