in

Horee! Pemerintah Bantu Ringankan Sisa Utang UMKM Rp 32,5 Juta, Simak Syaratnya

Horee! Pemerintah Bantu Ringankan Sisa Utang UMKM Rp 32,5 Juta

JATENGINFO.CO – Horee! Pemerintah Bantu Ringankan Sisa Utang UMKM, Punya Sisa Utang Rp100 Juta Cukup Lunasi Rp32,5 Juta Saja.

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keringanan pembayaran utang bagi debitur kecil di instansi pemerintahan.

Keringanan utang tersebut dalam bentuk keringanan pokok, sisa utang bunga, denda, ongkos atau biaya lain, serta tambahan keringanan utang pokok.

Dikutip dari kumparan.com, kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2021.

Debitur yang bisa memanfaatkan program ini adalah debitur kecil seperti UMKM yang nilai utangnya di bawah Rp 5 miliar, debitur KPR rumah sederhana/sangat sederhana dengan utang Rp 100 juta, dan debitur lainnya dengan utang Rp 1 miliar.

Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Lukman Effendi mengatakan, piutang dengan barang jaminan berupa tanah bangunan akan mendapatkan keringanan bunga, denda, dan ongkos (BDO) sebesar 100 persen dan keringanan pokok utang 35 persen.

“Dengan catatan, piutang sudah diserahkan pengurusannya ke PUPN paling lambat 31 Desember 2020,” ujar Lukman dalam media briefing virtual “Pemberian Keringanan Utang di Masa Pandemi,” Jumat (26/2/2021).

Dicontohkan, A merupakan pelaku UMKM yang memiliki sisa utang pokok ke negara senilai Rp100 juta, ditambah BDO sebesar Rp10 juta, maka totalnya Rp110 juta.

Dengan memanfaatkan PMK 15/2021, A mendapat keringanan pokok 35 persen atau sebesar Rp35 juta.

Serta keringanan BDO 100 persen, atau Rp10 juta. Sehingga, jumlah utang yang harus dibayar A sebelum tambahan keringanan sebesar Rp65 juta.

Selain itu, A bisa menikmati keringanan yang diberikan khusus kepada debitur kecil yang melinasi utang negara lebih cepat, atau sampai Juni 2021.

Di mana, A mendapat diskon utang hingga 50 persen dari Rp65 juta. Sehingga kewajiban bayar A hanya Rp32,5 juta.

Namun bila Pak A baru bisa melunasi utang tersebut pada Juli-September 2021, maka tambahan keringanannya berupa diskon 30 persen dari Rp65 juta, yakni Rp45,5 juta.

Sedangkan jika pelunasannya dilakukan periode Oktober-Desember 2021, tambahan keringanan sebesar 20 persen dari Rp65 juta.

Sehingga, A membayar Rp52 juta. Contoh lain, semisal B, yang merupakan debitur kecil, memiliki utang kepada negara tanpa barang jaminan.

Maka B akan mendapat keringanan pokok 60 persen dan keringanan BDO 100 persen.

Jika B memiliki sisa utang ke negara Rp11 juta, dirinya mendapat keringanan BDO 100 persen atau sebesar Rp1 juta, dan keringanan pokok 60 persen sebesar Rp6 juta.

Maka total sisa utang B setelah keringanan menjadi Rp4 juta.

Sama seperti pelaku UMKM dengan barang jaminan, B akan mendapatkan tambahan keringanan sebesar 50 persen, jika melunasi utang tersebut maksimal Juni 2021.

Sementara jika B melunasi utang pada Juli-September 2021, keringanannya sebesar 30.

Jika B melunasi utangnya periode Oktober-Desember 2021, akan keringanan 20 persen.

Sehingga Pak B hanya melunasi Rp 3,2 juta.

Demikian informasi yanv dapat kami rangkum terkait “Horee! Pemerintah Bantu Ringankan Sisa Utang UMKM Rp 32,5 Juta“.

Semoga dengan adanya informasi ini akan semakin bermanfaat ya.***