in

BLT UMKM Rp 2,4 Juta Cair Januari 2021, Simak Cara Pendaftaran Hingga Proses Pencairan

BLT UMKM Rp 2,4 Juta Cair Januari 2021, Simak Cara Pendaftaran Hingga Proses Pencairan

JATENGINFO.CO – BLT UMKM Rp 2,4 Juta Cair Januari 2021, Simak Cara Pendaftaran Hingga Proses Pencairan.

Kabar gembira buat pelaku UMKM di awal tahun.

Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) UMKM bakal diperpanjang oleh Pemerintah di tahun 2021

Bahkan direncanakan kuota penerima tahun ini bakal lebih banyak dibanding tahun 2020

Sama seperti sebelumnya para pelaku UMKM yang lolos dalam proses seleksi bakal mendapatkan bantuan senilai Rp 2,4 juta.

Bantuan ini sendiri bukan dalam bentuk pinjaman.

Namun merupakan hibah yang diberikan oleh Peemrintah kepada pelaku UMKM.

Simak jadwal pendaftaran dan cara mendaftar untuk mendapatakn bantuan Rp 2,4 juta untuk pelaku UMKM.

Program Bantuan Presiden atau Banpres Produktif untuk pelaku usaha mikro diusulkan berlanjut di 2021 ini.

Program yang dikenal juga dengan sebutan BLT UMKM ini membuat pelaku usaha mikro mendapatkan bantuan hibah Rp 2,4 juta.

Banyak pertanyaan, apakah pelaku usaha mikro yang sudah mendapatkan BPUM bisa kembali mendapatkannya di 2021 ini?

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) akan melanjutkan program bantuan langsung tunai ( BLT) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tahun 2021.

Pihak Kemenkop UKM kembali mengusulkan program BLT UMKM senilai Rp 2,4 juta untuk diperpanjang pada tahun 2021.

BLT UMKM diberikan pemerintah sebagai salah satu upaya meringankan dampak ekonomi akibat wabah virus corona bagi para pelaku usaha kecil.

“( Kemenkop) sedang mengusulkan ( BLT UMKM) untuk dilanjutkan (pada 2021),” kata Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman saat dihubungi Kompas.com, Senin (28/12/2020).

Hanung menjelaskan, pihaknya telah melakukan permohonan kepada pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait perpanjangan bantuan bagi pelaku UMKM tersebut.

“Harapan kami tentunya di awal-awal semester pertama sudah tuntas,” ujar dia.

Target Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta

Mengenai target penerima bantuan, Hanung menyebutkan, pihak Kemenkop UKM mengusulkan jumlah penerima sama dengan tahun 2020 yaitu 12 juta pelaku UMKM.

“Kalau kita mengajukan sama dengan tahun ini, karena perkiraan (informasi dari salah satu penelitian) yang belum bankable itu 22 juta (pelaku UMKM),” ujar Hanung.

“Tentunya sekrang lebih banyak lagi, dengan adanya Covid-19. Jadi kita usulkan 12 juta lagi, jadi totalnya 24 juta,” tambah dia.

Bantuan BLT UMKM ini ditujukan kepada pelaku UMKM yang belum pernah mendapatkan atau menerima bantuan peminjaman atau sejenisnya dari pihak perbankan (unbankable).

“(Bantuan diberikan) satu kali yang belum dapat, kan yang belum dapat banyak. Sasaran kami yang belum bankable,” papar Hanung.

Sementara bagi yang sudah mendapatkan bantuan dan berhasil menjalankannya, lanjut dia, didorong untuk program KUR super mikro.

“Kalau sudah dapat dan berhasil, kami dorong untuk KUR super mikro,” ujarnya.

Evaluasi BLT UMKM 2020

Hanung memaparkan, berdasarkan evaluasi program BLT UMKM tahun ini, bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM cukup efektif.

Menurut dia, sekitar 80-90 persen penerima menggunakan dana bantuan untuk produksi.

“Sedikit sekali yang digunakan untuk kepentingan lain seperti konsumsi,” tuturnya.

Hanung berharap, penerima bantuan BLT UMKM dapat benar-benar menggunakan dana untuk kepentingan produktif.

“Kalau ada pungutan-pungutan saat pencairan mohon dilaporkan ke kami,” ujarnya.

Sebagai tambahan informasi, bantuan BLT UMKM yang diberikan tahun ini sebesar Rp 2,4 juta untuk masing-masing penerima, ditujukan sebagai tambahan modal kerja bagi para pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

Cara Daftar BLT UMKM Rp 2,4 Juta

Syarat pendaftaran BLT UMKM, Kementerian Koperasi dan UMKM hanya bisa dilakukan secara luring atau offline.

Selain itu, karena tidak semua pelaku UMKM bisa mendapat bantuan, ada beberapa syarat yang juga perlu diperhatikan, yaitu:

• WNI dan mempunyai Nomor Induk kependudukan (NIK) yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul, Tidak sedang menerima kredit modal dan investasi dari perbankan.

• Bukan berasal dari anggota aparatur sipili negara (ASN), TNI/Polri, dan pegawai BUMN/BUMD

• Selanjutnya pelaku UMKM dapat mengajukan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) kabupaten atau kota masing-masing.

Saat mendaftar, pelaku UMKM harus membawa sejumlah berkas yang dibutuhkan, yaitu:

• NIK

• Nama lengkap

• KTP

• Alamat tempat tinggal

• Bidang usaha

• Nomor telepon

• Jika tempat usaha berbeda dari domisili, maka pendafar harus meminta surat keterangan usaha (SKU) dari desa setempat.

Cara Cek Status Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta

Pelaku UMKM juga bisa mengecek status penerima bantuan secara online melalui laman https://eform.bri.co.id/bpum.

Berikut cara pengecekannya:

• Buka alamat https://eform.bri.co.id/bpum

• Isi nomor KTP Lakukan proses verifikasi dengan memasukkan jawaban perhitungan matematika

• Klik proses inquiry

• Akan muncul pemberitahuan terkait status penerima bantuan

• Jika dinyatakan sebagai penerima bantuan, maka segera datang ke Bank BRI terdekat dengan membawa identitas diri.

Proses Pencairan BLT UMKM Rp 2,4 Juta

Pencairan BPUM atau BLT UMKM dapat dilakukan dengan melengkapi dokumen Surat Pernyataan dan/atau kuasa Penerima Dana BPUM dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

Surat-surat tersebut sudah disediakan oleh pihak Bank BRI, pendaftar hanya diminta untuk mengisi dan melengkapi data yang diperlukan.

Bagi penerima bantuan yang telah memiliki rekening BRI, dapat membawa persyaratan lainnya seperti buku tabungan, kartu ATM, dan identitas diri.

Penerima bantuan yang tidak memiliki nomor rekening, akan dicetakkan buku tabungan oleh Bank BRI dengan membawa KTP dan bukti SMS atau pemberitahuan.

Demikian informasi yang dapat kami rangkum terkait “BLT UMKM Rp 2,4 Juta Cair Januari 2021, Simak Cara Pendaftaran Hingga Proses Pencairan“.

Semoga dengan adanya informasi ini akan bermanfaat ya.***