in

Begini Cara Mendapatkan Bantuan Sembako Rp 200 Ribu dari Kemensos

Begini Cara Mendapatkan Bantuan Sembako Rp 200 Ribu dari Kemensos

JATENGINFO.CO – Begini Cara Mendapatkan Bantuan Sembako Rp 200 Ribu dari Kemensos.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bantuan atau BLT tersebut diberikan di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga mereda dan telah membuat perekonomian warga terdampak.

Bantuan dari Kementerian Sosial tersebut telah disalurkan mulai Senin, 4 Januari 2021 kemarin.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelaskan, ada tiga bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat di tahun 2021.

Tiga bantuan ini terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Bagaimana cara cek penerima bantuan sosial sembako senilai Rp 200.000 dari Kementerian Sosial?

Bantuan sembako ini diberikan Kemensos kepada masyarakat yang membutuhkan.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima Bansos Sembako akan mendapatkan dana Rp 200 ribu per bulannya selama satu tahun.

Adapun cara cek dan mendapatkan bantuan sosial sembako senilai Rp 200.000.

Kepala Biro Humas Kemensos, Wiwit Widiansyah menyampaikan, penerima Bansos Sembako bisa mengecek di dtks.kemensos.go.id.

“Cara cek penerima bansos dapat melalui dtks.kemensos.go.id, menu Daftar Ruta DTKS,” ujar Wiwit dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Jumat 8 Januari 2021.

Cara Cek Penerima Bansos Sembako Rp 200 Ribu

• Buka laman https://dtks.kemensos.go.id.

• Klik Menu Daftar Ruta DTKS yang berada di pojok kanan atas.

• Calon penerima memilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.

• Setelah itu, masukkan kode captcha yang muncul.

• Klik tulisan ‘Cari Rumah Tangga’.

• Cari nama kepala rumah tangga atau pengurus yang mendapat Bansos Sembako.

Catatan:

Kepala rumah tangga tidak selalu terdaftar sebagai penerima bantuan.

Namun, penerima bantuan bisa berasal dari satu di antara anggota rumah tangga atau keluarga di rumah tangga tersebut.

Penerima Bansos Sembako Rp 200 Ribu

Wiwit mengatakan, penerima Bansos Sembako Rp 200 ribu adalah keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terendah di daerah.

Lalu, pelaksanaannya sesuai pagu program yang disediakan pemerintah.

“Selanjutnya, KPM yang namanya termasuk di dalam Daftar Penerima Manfaat (DPM) program sembako dan ditetapkan oleh KPA di Kementerian Sosial,” jelasnya.

DPM program sembako bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dapat diakses oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota melalui aplikasi SIKS-NG menu Bantuan Sosial Pangan (BSP).

DPM program sembako yang telah diperiksa dan difinalisasi oleh Pemerintah Daerah serta disahkan oleh bupati/wali kota, dilaporkan kepada Kementerian Sosial melalui aplikasi SIKS-NG menu BSP.

Cara Mendapatkan Bantuan Sembako

Penerima Bansos Sembako harus diusulkan oleh Tim Koordinasi Bansos Pangan Dinas Sosial Kabupaten/Kota melalui aplikasi SIKS-NG menu BSP.

Kemudian, calon Keluarga Penerima Manfaat harus berasal dari Data DTKS.

Bagaimana jika Belum Terdaftar di DTKS?Jika belum terdaftar ke dalam DTKS, maka yang bersangkutan bisa mendaftarkan diri untuk mendapatkan ID BDT.

Adapun cara untuk masuk ke dalam DTKS bisa dimulai dengan pengajuan kelurahan/desa yang selanjutnya akan diproses secara berjenjang dan sesuai prosedur.

Anggaran Bansos Pemerintah

Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini, merinci anggaran yang akan diluncurkan.

Untuk PKH pada Januari 2021 sebesar Rp 7,17 triliun, kartu sembako Rp 3,76 triliun, dan BST Rp 3 triliun.

Hal itu disampaikan Risma saat peluncuran bansos se-Indonesia tahun 2021 yang disiarkan di Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/1/2021).

“Sehingga keseluruhan anggaran yang disalurkan bulan Januari sebesar Rp13,93 triliun,” kata Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya ini pun menjelaskan, alokasi anggaran itu akan diterima oleh PKH 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), 18,8 juta keluarga pemegang kartu sembako dan 10 juta keluarga penerima BST.

Risma mengatakan, total alokasi anggaran untuk ketiga bansos sepanjang 2021 mencapai Rp 85,82 triliun.

Rinciannya, anggaran untuk PKH Rp 28,7 triliun, kartu sembako Rp 45,12 triliun, dan BST Rp 12 triliun.

Mekanisme penyalurannya, Risma menjelaskan PKH dan kartu sembako akan disalurkan lewat PT Pos Indonesia (Persero).

“Bagi penerima yang sakit, lanjut usia dan penyandang disabilitas berat, bank-bak tersebut akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal masing-masing,” kata Risma.

“Begitu juga untuk bansos tunai, penyerahan bantuannya akan dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia juga akan mengantarkan ke tempat tinggal masing-masing bagi keluarganya,” jelasnya.

Untuk bansos PKH sendiri, akan diberikan mulai Januari 2021 kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (PKM) dengan anggaran Rp 28,7 triliun.

Bansos PKH ini dicairkan setiap 3 bulan sekali dalam 4 kali pencairan yakni Januari, April, Juli dan Oktober 2021.

Proses pencairan dilakukan melalui Bank Himbara yaitu BNI, BRI, Mandiri dan BTN.

Demikian Informasi yang dapat kami rangkum terkait “Begini Cara Mendapatkan Bantuan Sembako Rp 200 Ribu dari Kemensos“.

Semoga dengan adanya informasi ini akan semakin bermanfaat ya.***